Tips Menyimpan Dry Dog Food Dengan Benar

Tips Menyimpan Dry Dog Food Dengan Benar

Daftaranjingsetia.web.id – Kami telah menyusun tips-tips penting untuk menyimpan dry dog food di tempat penyimpanan, dan merekomendasikan tempat penyimpanan dry dog food, untuk membantu meyakinkan anda, bahwa anjing anda mengkonsumsi dry dog food yang segar dan sehat. Langsung saja dibawah ini akan kami bahas mengenai tips menyimpan dry dog food dengan benar yang perlu anda ketahui :

Hal-hal yang harus anda lakukan:

1. Berikan dog food kepada anjing anda untuk jangka waktu maksimum enam minggu sejak kemasan anda buka. “Use By” ( baik digunakan sebelum) hanya berlaku untuk dog food yang masih belum pernah dibuka / masih tersegel. Setelah enam minggu, nilai nutrisi yang ada pada dog food akan menurun, dibanding dengan pertama kali dog food tersebut dibuka. Untuk membantu anda, tulislah tanggal pada kemasan dog food dengan spidol ketika anda membukanya, dan buanglah sisa dog food setelah enam minggu.

2. Selalu simpan dog food anda di dalam kemasan aslinya. Letakan seluruh dog food beserta kemasannya kedalam wadah kedap udara.
Kemasan dog food membantu untuk melindungi butiran dog food dari oksigen dan kelembaban.

– Perusahaan dog food premium juga menggunakan kemasan yang berkualitas, termasuk penggunaan kemasan anti oksigen yang terbuat dari bahan petroleum. Kemasan ini, sangat efektif dalam melindungi dog food dari oksigen dan embun.
– Setelah memberi makan anak anjing anda, cengkramlah kemasan tersebut hingga udara keluar dari dalam kemasan, dan segellah kembali kemasan tersebut atau lipatlah bagian atas kemasan tersebut berulang ulang dan kemudian jepitlah kemasan tersebut dengan karet.
– Kemasan original dog food mengandung barcode, batch code dan tanggal kadarluarsa. Hal ini digunakan untuk mengidentifikasi batch dog food yang dimakan anjing anda. Hal ini merupakan informasi yang sangat penting pada saat terjadi penarikan kembali dog food anjing, atau ketika anda mencurigai adanya masalah dengan makanan anjing anda.

3. Simpanlah dog food kering di tempat yang sejuk, kering, Jangan menyimpan di dalam lemari penyimpanan barang karena kondisi ruang dalam lemari sangat lembab. Seharusnya, dog food kering harus disimpan dalam temperature kurang dari 70 derajat Fahrenheit atau 21 derajat Celcius dan dengan kelembaban kurang dari 15%. Hindari menyimpan dog food kering pada suhu yang berubah-ubah karena hal tersebut menyebabkan pengembunan. Akan lebih baik menyimpan dalam ruangan ber-AC karena udara diruangan ber-AC lebih kering dan stabil.

4. Berhati-hatilah jika anda menyimpan dog food kering didalam lemari pendingin.
Lemari pendingin dapat menambah embun pada dog food saat dog food berada diluar lemari pendingin. Ambil secukupnya lalu berikan kepada anjing anda dan harus cepat dihabiskan. Anda juga dapat menyimpan makanan anjing anda pada wadah kedap udara. Keluarkanlah sedikit untuk makanan anjing anda selama beberapa hari.

5. Cucilah wadah makanan anjing dengan sering.
Makanan anjing yang telah basi dapat mengkontaminasi makanan anjing yang baru.
Gunakan detergen yang ringan dan air yang sangat panas. Pastikan semua wadah dog food telah benar-benar kering sebelum anda mengisi ulang wadah tersebut dengan dog food yang baru.

6. Lebih baik, pilihlah tempat penyimpanan dog food yang berupa gelas atau stainless steel dibandingkan dengan wadah plastik. Gelas dan wadah logam sangat efektif dalam mencegah oksigen dan juga kelembaban. Wadah plastik tidak terlalu efektif seiring berlalunya waktu, oksigen menyerap melalui dinding polyethylene dari wadah tersebut. Wadah gelas atau logam cocok untuk menyimpan kemasan dog food yang berukuran kecil dan juga cemilan anjing. Banyak podusen dog food premium menggunakan kemasan zip lock pada dog food mereka atau cemilan anjing yang mereka produksi. Simpanlah cemilan atau dog food tersebut dalam kemasan original tersebut dan masukan kemasan tersebut ke dalam wadah penyimpanan. Selalu gunakan wadah kedap udara, dan lakukan hal yang sama terhadap cemilan anjing anda.

7. Isilah dog food dalam jumlah kecil dalam dispenser dog food.
Dispenser dog food dapat mempermudah anda. Namun, jika tidak digunakan dengan benar, dispenser dapat menjadi penyebab dari masalah kesehatan yang diderita anjing anda atau anak anjing anda. Jangan biarkan makanan anjing berada di dalam dispenser dog food untuk jangka waktu yang lama, dan hindarilah kontaminasi dengan cara; tidak menambah makanan baru diatas makanan lama. Cucilah dispenser dog food sesering mungkin dengan air panas!

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan:

1. Hindari membeli dog food yang mengandung pengawet buatan.
Dog food dengan pengawet buatan biasanya memiliki daya simpan yang lebih lama dibanding dog food biasa. Bagaimanapun juga, resiko dari bahan-bahan kimia yang terkandung didalamnya lebih berat daripada keuntungan yang diberikan.

Baca Juga : Beberapa Manfaat Memelihara Anjing Untuk Kesehatan

2. Jangan menuang dog food secara langsung kedalam wadah penyimpanan.
Masalah ini merupakan masalah umum, tetapi dapat membahayakan!

– Sisa lemak dan minyak yang berada di dasar wadah dan bagian sisi dari wadah penyimpanan, dapat menjadi tengik dan mengkontaminasi dog food yang baru diletakkan kedalamnya.
– Bahan kimia yang berasal dari wadah plastic dapat menyerap kedalam dog food.
– Hal ini meningkatkan resiko berkembangnya kutu, jamur dan kontaminasi bakteri yang dapat mengakibatkan terjadinya keracunan makanan, muntah dan/atau diare yang buruk.

3. Jangan pernah membuka kemasan dog food kering dalam jangka waktu yang lama dalam suhu yang hangat, lembab atau di bawah sinar matahari. Panas dan lembab, dapat mengakibatkan tumbuhnya jamur dan menyebabkan lemak menjadi busuk. Jika kemasan dog food terkena air, seperti lantai dapur yang basah atau tetesan air, maka buanglah dog food tersebut.

4. Jangan pernah memberi makan kepada anjing anda dog food yang telah berubah warna dan baunya. Kembalikan dog food tersebut ke toko dimana anda membelinya atau hubungi produsen dog food tersebut dengan menyediakan informasi lengkap dari barcode atau batch code dan juga tanggal kadarluarsa dog food tersebut.

5. Jangan pernah membeli dog food berjumlah besar atau cemilan anjing pada wadah terbuka! Hal ini benar-benar sangat berbahaya! Bukan saja anda tidak mengetahui apa yang anda beli, tetapi resiko jamur, dan kontaminasi bakteri, nutrisi yang berkurang, kutu, dll. Jangan lakukan hal tersebut!

6. Hindari membeli dog food berjumlah besar kecuali anda harus.
Jika anda harus membeli dog food berjumlah besar (Untuk harga lebih murah atau kurangnya akses untuk membeli dog food premium atau dog food bermerek), pastikan untuk menyimpan dog food tersebut dalam wadah kedap udara.
Dog food kering yang belum dibuka dapat bertahan selama empat bulan hingga tiga tahun (tergantung dari produsen, merek, formula, dan ada atau tidaknya pengawet buatan atau pengawet alami yang terkandung di dalam dog food tersebut).
Rata-rata jangka waktu untuk dog food yang belum dibuka dan mengandung pengawet alami adalah satu tahun. Jika kemasan belum pernah dibuka dan dalam kondisi yang baik, kemasan tersebut berfungsi sebagai pelindung. Tidak cukupnya udara dan kelembaban dapat menyerap kedalam kemasan tertutup dalam waktu satu tahun dapat menyebabkan oksidasi yang signifikan atau masalah pertumbuhan mikroba.

7. Hindarilah dog food dari kutu dan hama lainnya.
Anjing dengan alergi, lebih sering alergi terhadap kutu. Kutu biasanya berkembang pada dog food kering yang mengandung gandum. Salah satu kutu yang paling sering ditemui adalah kutu ‘tyrophagus putrscentiae’, seekor kutu jamur, biasanya tidak diketahui. Kutu jamur ini berkembang di tempat yang berkelembaban tinggi.

8. Hindari penempatan dispenser dog food langsung pada lantai, sebaiknya dialasi dengan kayu karena kontak langsung dengan lantai dapat membuat dog food menjadi lembab.

Related posts