Fakta dan Informasi Lengkap Tentang Anjing Rottweiler

Fakta dan Informasi Lengkap Tentang Anjing Rottweiler

Daftaranjingsetia.web.id – Rottweiler adalah jenis anjing yang dikembangkan di Jerman beberapa ratus tahun yang lalu. Di Jerman, anjing pekerja ini banyak digunakan karena keterampilan berburu mereka yang mengesankan dalam menjatuhkan seekor babi hutan. Rottweiler juga memiliki kemampuan sebagai anjing penjaga ternak.

Beberapa orang percaya bahwa German Rottweiler adalah keturunan dari anjing Tibetan Mastiff di zaman Romawi kuno, sejarawan lain mengatakan bahwa Rottweiler berasal dari German Shepherd versi awal. Karena perbedaan pendapat itulah nenek moyang Rottweiler yang sebenarnya tidak bisa diketahui dengan pasti.

Selama Perang Dunia I, Rottweiler digunakan sebagai anjing polisi dan anjing penjaga. Karena peran utama Rottweiler dalam Perang Dunia I, American Kennel Club mengakui anjing penjaga cerdas ini sebagai trah anjing resmi pada tahun 1935, meskipun sebenarnya German Rottweiler sudah ada selama bertahun-tahun sebelum perang terjadi. Kemudian, butuh waktu 30 tahun bagi British Kennel Club untuk mengakui Rottweiler sebagai ras anjing yang sah.

Pada beberapa dekade terakhir, Rottweiler telah menjadi salah satu anjing paling terkenal di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Namun, Rottweiler memiliki reputasi buruk berkaitan dengan temperamen mereka, tetapi di saat yang sama, Rottweiler dianggap sebagai salah satu anjing penjaga terbaik yang pernah ada.

Bulu Rottweiler

Rottweiler umumnya memiliki bulu hitam klasik dengan belang berwarna tan atau coklat yang mirip dengan warna Doberman Pinscher. Anjing Rottweiler memiliki belang tan pada alis, moncong, cakar, di bawah ekor, kaki, dan kadang-kadang di dada mereka. Rottweiler (disebut juga Rottweiler atau Rott) memiliki bulu lurus dan bertekstur kasar serta sedikit mengkilap. Anjing ini memiliki bulu berlapis tunggal, kecuali bulu berlapis ganda pada bagian paha dan leher.

Baca Juga : Jenis Anjing Penjaga Rumah yang Setia

Penampilan Rottweiler

Rottweiler memiliki tubuh maskulin yang berotot dan kokoh dengan dada luas mendalam yang mengarah ke pinggang yang cukup kecil, membuat penampilan anjing yang satu ini sangat menakutkan. Rottweiler memiliki kepala besar tebal yang kompak dan pendek dengan rahang yang sangat kuat; anjing ini memiliki moncong persegi, mata coklat berbentuk almond, dan telinga kecil berbentuk segitiga. Sangat jarang untuk melihat Rottweiler tanpa ekor gemuk. Anjing German Rottweiler memiliki punggung melengkung dan tergolong anjing berperawakan cukup besar. Secara keseluruhan, penampilan Rottweiler mirip dengan anjing Bullmastiff.

Tinggi dan Berat Badan Standar

Tinggi: 56-63 cm (betina), 61-69 cm (jantan)

Jika salah satu Rottweiler jantan atau betina memiliki tinggi lebih atau kurang dari normal, maka anjing tersebut dianggap memiliki fisik yang buruk untuk pembibitan anjing.

Berat: 50 – 60 kg (jantan, dewasa), 35-48 kg (betina, dewasa). Berat badan yang lebih atau kurang dianggap tidak sehat.

Kesehatan Rottweiler

Secara keseluruhan Rottweiler adalah jenis anjing yang sehat, tapi seperti 95% ras anjing ras lainnya, anjing ini juga rentan terhadap beberapa kondisi kesehatan turunan. Beberapa kondisi kesehatan turunan yang sering terjadi pada Rottweiler adalah displasia pinggul dan beberapa masalah mata. Rottweiler memiliki risiko tinggi terkena displasia pinggul jika mereka kelebihan berat badan. Resiko terkena displasia pinggul pada Rottweiler juga meningkat seiring usia.

Harapan Hidup Rottweiler

Rottweilers memiliki harapan hidup rata-rata 11 sampai 12½ tahun. Namun Rottweiler dapat hidup beberapa tahun di luar harapan hidup rata-rata jika mereka sehat secara jasmani dan bahagia secara mental. Hal yang sama berlaku untuk Rottweiler yang terlantar atau sakit, yakni akan memiliki harapan hidup beberapa tahun di bawah rata-rata jika mereka menderita gizi buruk, ditelantarkan, kelebihan berat badan atau obesitas, dan mengembangkan gangguan kesehatan yang mengancam nyawa semata-mata karena kurang beruntung.

Pelatihan Rottweiler

Ketika melatih Rottweiler, penting untuk diingat agar selalu menggunakan teknik pelatihan anjing yang positif. Rottweiler rentan mengembangkan agresi dan masalah temperamental lain bila teknik pelatihan anjing yang negatif dan kasar digunakan untuk melatihnya. Ketika Rottweiler dilatih menggunakan teknik pelatihan anjing yang positif, mereka akan menjadi anjing yang berperilaku baik, tetapi bila mereka diabaikan atau pelatihan anjing diberikan secara tidak benar, mereka dapat menjadi sangat berbahaya karena tenaga, ukuran, dan kekuatan mereka yang besar.

Percaya atau tidak, Rottweiler adalah anjing yang sangat cerdas yang akan merespon dengan baik semua latihan ketaatan anjing. Tidak hanya itu, Rottweiler adalah jenis anjing yang paling mudah untuk dilatih secara keseluruhan. Meskipun demikian,banyak pemilik anjing yang kurang berpengalaman melatih Rottweiler secara tidak benar. Rottweiler bukanlah pilihan yang tepat untuk pemilik anjing baru dan kurang berpengalaman.

Fakta Tentang Anjing Akita Inu

Fakta Tentang Anjing Akita Inu

Daftaranjingsetia.web.id – Anjing yang satu ini juga berasal dari negara jepang. Namun anjing ini memiliki wajah yang ramah dan anjing ini sangat di gemari seluruh dunia bahkan ada yang berani membayar mahal anjing ini. Anjing ini terkenal di jepang karena sejarahnya yang setia sampai ras anjing ini ada di buatkan patungnya. berikut Daftaranjingsetia.web.id akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Fakta Anjing Akita Inu

Jepang tidak hanya terkenal dengan bunga sakuranya. Di negeri Matahari Terbit ini, sekawanan anjing Akita juga siap mencuri hati para migran. Katakan saja aktor Richard Gere, Alain Delon, kepada atlet skating Alina Zagitova, yang mengakui secara terbuka bahwa dia sangat mencintai anjing itu dengan wajah ramah.

Penulis legendaris Hellen Keller pernah memilikinya. Begitu juga dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang mendapatkannya sebagai hadiah dari Gubernur Akita saat berkunjung ke Jepang. Sejak beberapa tahun terakhir, banyak turis yang akhirnya membawa pulang Anjing Akita setelah mereka melakukan liburan di Jepang. Osamu Yamaguchi, penduduk Jepang yang menjadi peternak Anjing Akita di Jepang mengakui kalau selama dua dekade permintaan terus meningkat. Di peternakan milik Yamaguchi, saat ini ada sekitar 20 ekor Anjing Akita yang siap untuk dipelihara. Yamaguchi mengatakan kalau anjing ini awalnya dijadikan anjing pemburu di kawasan utara Jepang.

“Pelanggan saya sebagian besar penduduk Jepang dan orang luar negeri. Jumlah orang luar negeri yang ingin memelihara anjing ini semakin meningkat,” kata Yamaguchi, seperti yang dilansir dari AFP pada Jumat (20/4). Anjing Akita yang dibeli secara resmi dari Jepang akan mendapat nomor registrasi sebagai akta kelahirannya. Dari data milik Asosiasi Anjing Akita se-Jepang, sepanjang tahun lalu sudah ada 3.967 ekor Anjing Akita yang dibeli orang luar negeri dan terdaftar secara resmi.

Harta karun berharga
Ada enam jenis anjing yang masuk daftar “harta karun” Jepang, salah satunya ialah Akita atau yang dalam bahasa Jepang bernama asli Shiba-Inu. Walau digemari oleh orang luar negeri, namun minat penduduk Jepang untuk memelihara Anjing Akita disebut semakin menurun. Sepanjang tahun lalu, hanya 3.000 ekor anjing yang didaftarkan. Puncak kepemilikan Anjing Akita terjadi pada tahun 1970-an. Ketika itu sebanyak 40.000 ekor anjing didaftarkan secara resmi.

Baca juga : Fakta Anjing Shiba Inu

“Kondisi kepemilikan rumah di Jepang memengaruhi minat penduduk di sini untuk memelihara anjing berbadan besar, seperti Anjing Akita,” kata Kosuke Kawakita, Ketua Asosiasi Anjing Akita se-Jepang cabang Tokyo.

“Banyak orang yang ingin memilikinya, namun mereka jadi berpikir dua kali karena rumah mereka tak begitu luas,” lanjutnya. Saru ekor Anjing Akita yang dijual Yamaguchi dihargai 200 ribu Yen (sekitar Rp25,7 juta). Kebanyakan pelanggannya berasal dari Amerika Serikat, Rusia, China, Perancis, Mesir, Kuwait sampai Indonesia. Bisa dibilang, penduduk di negara-negara tersebut tak punya masalah mengenai luas lahan rumah seperti di Jepang.

“Anjing Akita sangat responsif. Itu adalah salah satu keunikan mereka,” ujar Yamaguchi.

“Mereka memahami perasaan pemiliknya saat berada berdekatan. Oleh karena itu mereka sangat royal,” lanjutnya. Kisah mengenai kesetiaan Anjing Hakita sempat difilmkan dengan judul ‘Hachiko’. Pemerannya ialah Gere dan seekor Anjing Akita. Sang anjing selalu setia menunggu Gere di stasiun kereta hingga ajal memisahkan.

Anjing kebanggaan Jepang
Kisah dalam film tersebut nyata adanya dan saat ini ada monumen Anjing Akita di Stasiun Kereta Shibuya.

“Kepopuleran Anjing Akita salah satunya berasal dari film yang dirilis pada tahun 2009 itu,” kata Kawakita, pemilik 30 ekor Anjing Akita yang telah memelihara kawanan menggemaskan itu sejak remaja. Bagi yang ingin memelihara Anjing Akita, sebaiknya membeli atau mengadopsi dari sumber yang resmi dan terpercaya. Pasalnya kini di China marak penjualan Anjing Akita KW alias palsu. Yamaguchi berharap para pemilik Anjing Akita benar-benar memelihara anjing tersebut dengan baik dan penuh kasih sayang, bukan hanya untuk tren semata.

Fakta Anjing Shiba Inu

Fakta Anjing Shiba Inu

Daftaranjingsetia.web.id – Anjing Shiba Inu yang berasal dari negara jepang ini salah satu anjing setia. Anjing ini sangat banyak yang gemari di negara jepang karena sifatnya yang lucu dan selalu mengembirakan. Anjing ini sangat mudah bersahabat dan bukan termaksut anjing petarung jadi anjing ini sangat baik di plihara di rumah untuk menemani kesepian. Berikut Daftaranjingsetia.web.id akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Breed Shiba Inu semakin populer di dunia karena kisah tentang anjing yang setia, Hachiko. Sebenarnya, Hachiko adalah jenis anjing Akita, tetapi popularitas Shiba Inu juga meningkat sehubungan dengan sejarah karena penampilannya yang serupa, perbedaan terbesar hanya pada ukuran Shiba Inu yang jauh lebih kecil. Anjing Shiba Inu sangat manis dengan wajah bulat dan mata yang unik karena agak condong, sehingga banyak orang menganggap tinggal dengan satu (atau lebih) Anjing Shiba Inu. Tetapi apakah Anda benar-benar memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi fitur-fitur Shiba Inu yang sedikit negatif ini?

Kerontokan Bulu yang Berlebih
Bulu anjing Shiba Inu rontok cukup banyak! Bila Anda tidak tahan dengan bulu anjing yang menempel pada perabotan dan baju-baju Anda, maka Anda harus berpikir ulang sebelum memelihara seekor Shiba Inu. Anda mungkin harus membersihkan rumah jauh lebih sering bila Anda memiliki seekor Shiba Inu.

Jiwa yang Bebas
Tunggu dulu, hal ini tidak terdengar seperti sifat yang negatif. Tetapi sebenarnya, jiwa yang bebas hanyalah eufemisme dari sifat keras kepala. Bila Anda menginginkan seekor anjing yang penurut dan akan selalu menghampiri Anda bila dipanggil atau menaati seluruh perintah Anda, Shiba Inu mungkin bukan pilihan yang tepat. Shiba Inu memiliki pikiran yang sangat mandiri, yang membuatnya cukup sulit untuk dilatih. Shiba Inu adalah anjing cerdas yang mengerti perintah-perintah Anda, namun kadang bisa berpura-pura tidak mendengar, atau hanya mendengarkan Anda ketika ingin saja. Bila Anda menginginkan anjing yang penurut, seekor anjing pudel mungkin lebih cocok untuk Anda.

Baca juga : Fakta Anjing Great Dane

Berani
Shiba Inu adalah ras yang berani, sehingga cenderung agresif, khususnya terhadap orang asing dan binatang-binatang lain. Bila Anda memiliki peliharaan lain di rumah, Anda benar-benar harus melatih dan mensosialisasikan Shiba Inu Anda dengan baik atau mereka dapat bertengkar antara satu sama lain. Anda juga harus berhati-hati dan mengendalikan bagaimana anjing Anda bersikap pada orang asing. Bila Anda dapat menerima dan mengatasi sifat-sifat ini, maka Anda adalah pemilik yang tepat untuk seekor Shiba Inu. Bila tidak, mungkin sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk memelihara anjing jenis lain, terutama apabila Anda adalah pemilik anjing pemula yang tidak memiliki banyak pengalaman. Atau paling tidak, Anda selalu dapat menikmati meme “Doge” di internet kapan saja!

Sejarah Anjing Setia Paling Terkenal

Sejarah Anjing Setia Paling Terkenal

Daftaranjingsetia.web.id – Anjing ini sangat terkenal bagi anda pecinta anjing pasti anda tau cerita ini. Cerita si anjing legenda dan paling setia. Hachiko yang legendaris itu ternyata memiliki kisah sedih di balik layar yang tidak diketahui banyak orang. Secara umum, orang tidak mengetahui fakta tentang Hachiko secara mendalam. Saya hanya tahu bahwa Hachiko adalah anjing yang setia yang menunggu majikannya di stasiun selama bertahun-tahun. Kemudian, sebuah patung dibuat untuk mengenangnya di dekat stasiun Shibuya. Meski begitu, masih ada fakta menarik yang masih belum diketahui publik tentang Hachiko. Mari kita lihat fakta tentang Hachiko yang mungkin belum Anda ketahui.

Proses Adopsi Hachiko
Kala itu, seorang profesor bernama Hidesaburo Ueno dari University of Tokyo tengah mencari anjing dengan ras Akita Inu. Lalu, ia membeli seekor anjing seharga 30 Yen di Kota Odate, Akita. Dengan menggunakan kereta cepat, anjing tersebut dibawa ke Tokyo.

Profesor Ueno pun memberikan nama Hachi pada si anjing mungil itu. http://www.evamation.com/ Dan barulah ditambahkan kata ‘ko’ pada nama Hachi, sehingga menjadi Hachiko. Nama Hachi ini merujuk pada angka delapan dalam bahasa Jepang yang memiliki arti keberuntungan. Sejak saat itulah Hachiko hidup bersama dengan Profesor Ueno.

Jadi, jangan heran kalau kamu menjumpai adanya patung Hachikon di Stasiun JR Odate, Akita. Nggak hanya di Tokyo, patung Hachiko juga ada di Akita.

Hachiko Mati Karena Kanker!
Awalnya, penyebab kematian Hachiko diperkirakan karena adanya penyakit parasit. Namun, pada tahun 2010 lalu dilakukan otopsi ulang pada organ tubuh Hachiko yang telah diawetkan. Setelah diteliti kembali, Hachiko dipastikan meninggal karena menderita kanker.

Bahkan parahnya, di dalam perutnya juga terdapat beberapa tusukan sate Jepang (Yakitori). Kalau kamu tertarik untuk melihat organ tubuh Hachiko, bisa mengunjungi museum di The University of Tokyo’s Faculty of Argiculture.

Kehidupan Hachiko Setelah Profesor Ueno Meninggal
Tahukah kamu, berapa lamu Hachiko menunggu kepulangan Profesor Ueno yang telah meninggal? Menurut kabar, Hachiko menunggu selama hampir 10 tahun! Kisah pilu ini terus berlanjut karena Hachiko harus berpindah tangan berkali-kali alias ganti pemilik setelah Profesor Ueno meninggal.

Namun, lokasi rumah barunya itu cukup jauh dari area Shibuya. Hachiko pun kedapatan sering melarikan diri ke stasiun ini berkali-kali. Hingga akhirnya, Hachiko diadopsi oleh seorang pemilik yang rumahnya dekat dengan Stasiun Shibuya.

Dengan begitu, Hachiko bisa ke tempat itu tanpa perlu melakukan perjalanan jauh. Ada kabar pula, selama menunggu di area stasiun, Hachiko sering di-bully oleh orang yang lewat dan anak-anak. Duh, jadi makin miris nih!

Baca juga : Mempelajari Makanan Anjing Yang Terbaik

Hachiko Merupakan Ras Anjing Akita Inu
Jepang memiiki ras anjing lokal yang bernama Akita Inu. Akita Inu banyak ditemukan di area Prefektur Akita, di regional Tohoku. Area ini dikenal sebagai tempat dengan curah salju yang tinggi, selain Hokkaido.

Sehingga, ciri utama dari Akita Inu adalah memiliki bulu yang tebal sehingga cocok hidup di daerah dingin. Selain itu, Akita Inu jarang sekali menggonggong dan memiliki karakter yang setia kepada pemiliknya. Karenanya, banyak Akita Inu yang dijadikan peliharaan di Jepang. Termasuk Hachiko yang lahir di Kota Odate, Akita pada tahun 1923.

Hachiko dan Profesor Ueno Bersatu!
Setelah 90 tahun berlalu, akhirnya Profesor Ueno dan Hachiko dapat bersatu! Hal ini terlihat dari pembangunan patung Hachiko dan Profesor Ueno di area University of Tokyo. Donasi dari individu dan perusahaan berhasil dikumpulkan hingga mencapai 10 juta Yen.

Dengan uang donasi ini University of Tokyo membangun patung Hachiko yang bertemu dengan Profesor Ueno. Lokasinya cukup berdekatan dengan Ueno Park.

1 3 4 5